You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tembok roboh jaksel
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Penanganan Tembok Roboh di Kalibata Capai 80 Persen

Penanganan tembok roboh di Jalan Kalibata Timur I, Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, terus dikebut. Hingga saat ini, progres penanganannya telah mencapai 80 persen.

"Kemungkinan besar besok sudah rampung"

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan, Sarwoko mengatakan, sebelum tembok tersebut roboh pada 24 Desember 2025, pihak SMPN 182 Jakarta yang berbatasan langsung dengan tembok sudah melayangkan surat kepada pemilik rumah terkait kondisi tembok yang miring.

Petugas Gabungan Tangani Tembok Rumah Roboh di Pejaten Barat

"Surat tersebut juga diketahui oleh lurah setempat. Pemilik rumah berjanji akan memperbaikinya setelah perayaan Imlek. Namun, tembok terlanjur roboh terlebih dahulu," ujarnya, Kamis (19/2).

Sarwoko menjelaskan, pada Minggu (15/2), tembok setinggi 5,3 meter dan sepanjang 64 meter itu roboh dan menimpa pagar serta ruang piket SMPN 182 Jakarta.

"Kami langsung bertemu dengan pemilik rumah. Hasil pertemuan menyepakati bahwa pemilik rumah akan bertanggung jawab memperbaiki bangunan, khususnya bagian SMPN 182 Jakarta, seperti semula," terangnya.

Menurutnya, berdasarkan keterangan pemilik, proses pembersihan puing dan pekerjaan lainnya ditargetkan rampung sebelum peserta didik kembali masuk sekolah pada 23 Februari mendatang.

"Senin depan, kegiatan belajar mengajar pascalibur Imlek dan awal Ramadan kami pastikan berjalan lancar seperti biasa," ungkapnya.

Sementara itu, Lurah Kalibata, Herman menambahkan, dalam proses pembersihan puing reruntuhan tembok, pihaknya membantu dengan mengerahkan 20 personel gabungan dari Pasukan Oranye dan Pasukan Biru setiap hari secara bergantian.

"Ada dua alat berat yang membantu pengerukan puing, satu milik SDA dan satu lagi disewa oleh pemilik rumah," bebernya.

Herman menuturkan, dengan dukungan personel dan alat berat yang bekerja setiap hari, diharapkan proses pembersihan dapat selesai secepatnya. Hal itu penting agar saluran air yang sempat tertimpa reruntuhan tembok dapat kembali berfungsi normal dan tidak memicu genangan saat hujan.

"Memang material bangunan yang roboh cukup banyak. Namun, saat ini progresnya sudah mencapai 80 persen. Jika tidak selesai hari ini, kemungkinan besar besok sudah rampung," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6708 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye5801 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1346 personDessy Suciati
  4. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1227 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI dan BPOM Intensifkan Pengawasan Keamanan Pangan

    access_time09-03-2026 remove_red_eye1114 personNurito